Monday, December 31, 2012

From 2012 With Love, Hello 2013


Gak kerasa udah cukup lama ternyata saya meninggalkan blog ini, maaf ya soalnya saya sempet 'selingkuh' sama tumblr sebentar, tapi ternyata ada beberapa hal yang lebih enak diungkapkan di blog, jadi saya putuskan buat mulai nulis lagi di blog :)

Akhir tahun 2012 ini adalah kali keempat saya menulis refleksi diri. Percaya atau enggak, kebiasaan menulis refleksi akhir tahun ini saya temukan sangat konstruktif dan sangat banyak manfaatnya. Saya bisa melihat apa harapan diri saya setahun sebelumnya, lalu dibandingkan dengan posisi dimana kita berdiri saat ini. Kita juga lebih menghargai tujuan-tujuan yang ingin kita capai, juga waktu yang sudah kita lalui. Dan pastinya, semoga semua itu bisa menjadikan diri kita manusia yang lebih baik lagi. Amin.

Oke karena ini adalah hari terakhir di 2012, saya mau refleksi lagi diri saya setahun ke belakang!

School
College! Setelah menempuh 12 (baca: 13) tahun pendidikan di SD, SMP, dan SMA, ya boleh ditambah 2 tahun TK deh, akhirnya saya tahun ini memasuki bangku kuliah! Dan Alhamdulillah, karena rezeki yang diberikan Allah juga, saya mendapatkan tempat kuliah yang saya impikan yaitu Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran setelah melalui perjuangan yang, cukup panjang dan berat, penuh keringat dan air mata, saya berhasil melewati SNMPTN
Tapi ternyata justru perjuangan itu gak terhenti sampai mendapatkan bangku FK Unpad ini, justru di sini lah saya rasakan banyak banget cobaan dalam bidang akademik yang memaksa saya harus merubah cara-cara belajar selama ini. Dan semua itu kini bukan hanya untuk saya, tapi juga untuk pasien saya nanti, untuk masyarakat, dan untuk dunia. Harapan saya mudah-mudahan tahun 2013 nanti saya bisa menjadi pribadi yang lebih rajin juga menemukan cara belajar yang jauh lebih efektif untuk bisa survive di FK Unpad ini. Mohon doanya ya!

Subject & Grade
Setelah mengalami "penemuan" konsep dalam belajar SNMPTN, saya cukup kehilangan kendali dalam bidang akademis di kuliah. Seorang dokter gigi saya, yang dulunya adalah dosen di FK Unpad, bilang, "Gak perlu menjadi seorang yang sangat pintar untuk menjadi dokter, tapi harus rajin. Sepintar-pintarnya kamu, kalau kamu gak rajin, sampai mati juga gak akan bisa!"
Boleh dibilang kalimat itu lah titik sadar saya, selama ini saya orang yang sangat jauh dari rajin, boleh dibilang saya tipe petarung yang belajar saat ada ujian. Saat gak ada ujian, saya santai. Di sini saya sadar saya gak bisa bertahan lagi dengan cara itu. I have to work harder and find my way to study effectively.
Harapan saya di 2013 nanti di bidang akademik, mudah-mudahan saya bisa naik tingkat 2 dan mendapat IP di atas 3.5.

Organization
Kayaknya satu hal ini selalu menjadi sesuatu banget tiap tahun, dan selalu ada naik turunnya. Tahun lalu saya bilang 2009 dan 2010 adalah tahun terbaik organisasi saya dan 2011 ternyata turun banget. Di 2012 ini, saya menemukan semangat baru dalam berorganisasi setelah kosong untuk sekian lama di 2011. 
Bahkan, lebih dari itu. Setelah akhirnya mendapatkan pengalaman berkuliah di universitas negeri, saya menemukan banyak nilai dan pandangan baru dalam berorganisasi, terutama dalam soal leadership. Saya menemukan sebuah pandangan baru mengenai kepemimpinan dari sisi lain. Sebuah nilai yang berharga. Ibarat satu potongan bata yang hilang di bagian bawah sebuah tumpukan. Dan nilai ini akan selalu saya jaga juga saya kembangkan, baik untuk diri saya, dan terutama untuk orang banyak. 
 
Activity
Banyak aktivitas baru yang menarik banget dan bahkan sebelumnya belum pernah saya lakukan. Misalnya, DANCE! Itu bagian besar dari 2012 ini. Saya yang sebelumnya gak pernah sama sekali dan sangat menjauhi yang namanya dance, ternyata tahun ini saya mendapatkan 4 kali kesempatan dance. Dan ternyata, jujur aja, saya cukup menikmatinya. Ada sebuah kepuasan tersendiri saat kita melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. As the wise man says, if you want to be something you've never been, you have to do something you've never done.
Aktivitas lain yang saat ini saya nikmatin banget juga adalah berteman dengan banyak orang dan juga olahraga! Posisi saya yang sekarang ada di asrama membuat saya bertemu banyak orang setiap hari juga banyak melakukan olahraga.
Tapi tetep dari semua itu, saya kangen banget sama dunia musik. Dunia yang boleh dibilang batu pijakan pertama saya, yang memberi kesempatan juga membangun pribadi saya. Di 2013 nanti, saya pengen aktif lagi di bidang itu. Dan pastinya apapun itu, saya ingin selalu bisa membuat orang lain tersenyum atas apa yang saya lakukan.  

 
Achievement
Achievement ya. Boleh dibilang pencapaian terbesar di 2012 ya pastinya kelulusan di SNMPTN. Kelulusan yang boleh dibilang penuh air mata. Bukan hanya karena saya dan keluarga menangis terharu, tapi karena untuk mendapatkan sebuah kursi, saya harus menghapus mimpi puluhan orang lain yang juga memimpikan kursi yang sama. Tapi saya percaya, Allah punya rencana terbaik untuk semua orang.
Sempat menjadi PJ angkatan, lebih tepatnya bukan disebut sebagai prestasi, tapi saya menganggap itu sebuah kebahagiaan tersendiri, diberi amanah untuk mengurus satu angkatan yang berisi para orang-orang hebat yang sangat saya sayangi dan saya banggakan, sejak pertama, saat ini, hingga nanti pun, tidak pernah berkurang kecintaan saya terhadap teman-teman FK Unpad 2012 Nostra. Semoga kekompakan juga kesolidan dapat memberikan pencapaian bersama yang luar biasa di tahun-tahun ke depan :)
 
Love
Soal cinta, wah, boleh dibilang 2012 ini adalah perubahan besar dalam hidup saya di bidang ini. Setelah hampir 3 tahun menjalani hubungan, akhirnya ya harus berakhir juga. Dibandingkan membahas buruknya, sayamelihat banyak kenangan manis yang udah saya lalui juga pelajaran berharga yang gak akan pernah saya lupakan. Keadaan saat ini adalah yang paling baik untuk semuanya. 
Dan untuk saat ini juga 2013, dan mungkin beberapa tahun ke depan, saya belum ada rencana apa-apa buat deket lagi dengan orang lain. Banyak hal yang perlu dibenahi dalam diri saya sendiri, apalagi saya masih kuliah, masih berlindung di bawah ketiak orangtua, belum ada yang bisa saya berikan untuk orang lain. Saya ingin membuat diri saya pantas dulu sebelum saya berani menyatakan diri saya pantas untuk orang lain.
 
Friendship
Adaptasi, adaptasi, adaptasi. Saya jadi inget filosofi salmonnya Raditya Dika. Bahwa hidup ini pada hakikatnya adalah berani berpindah. Orang yang bisa pindah dan bisa beradaptasi pada akhirnya yang akan menang. 
Tahun ini untuk pertama kalinya saya memasuki sistem di negeri yang ternyata SANGAT BERBEDA dengan swasta. Swasta yang memberikan segala kemudahan juga kenyamanan, dibandingkan dengan negeri yang berbelit-belit dan penuh dengan birokrasi, menjadikan adaptasi di 2012 sesuatu yang istimewa. 
Tapi ternyata, saya sangat beruntung, mungkin memang FK Unpad ini adalah tempat yang paling tepat untuk saya. Karena ternyata, saya menemukan banyak sekali orang yang sepikiran juga satu tujuan dengan saya, dan itu membuat saya semakin bersyukur atas kemurahan hati Allah SWT :)

Knowledge
Kalau dibilang ilmu manusia hanya setetes air di tengah samudera, saya menemukan itu di FK Unpad. Semua ilmu yang saya banggakan ternyata hanya sebuah lelucon di depan orang banyak. Saya sadar bahwa knowledge has a beginning, but no end. Bahwa ternyata banyak sekali orang hebat di dunia ini, dan sombong itu adalah sesuatu yang HARAM. Why? Because there will always, someone that is better than us. So think twice before you open your mouth.
 
Behaviour
Sikap adalah satu pelajaran penting yang saya dapatkan di 2012 ini, terutama sopan santun dan sikap terlalu bangga terhadap diri sendiri. Saya dapatkan bahwa kita tidak perlu terlihat hebat untuk menjadi orang yang hebat. Saya juga belajar banyak untuk menjaga sikap karena kita hidup tidak sendirian, kita hidup dalam masyarakat dan sangat penting untuk menjaga sikap juga menghargai perasaan orang lain.
  
Kedewasaan
Ada satu hal yang menarik yang saya temukan soal kedewasaan. Betapa pentingnya untuk selalu seimbang dalam kedewasaan. Gabungkan hal yang baik dari tiap taraf hidup. Jangan terlalu kekanak-kanakan dan jangan juga terlalu kolot. Kita membutuhkan sisi serius juga sisi yang menyenangkan dalam kehidupan. Kemampuan untuk me-manage perasaan itu juga sesuatu yang diperlukan untuk menjadi dewasa, menjadi orang yang dapat menempatkan diri dalam segala situasi. Sepertinya pandangan saya soal hal ini tidak banyak berubah.
 
Keuangan
Dalam hal ini sepertinya saya harus banyak sekali bersyukur. Di saat masih banyak orang yang mengalami kesulitan, saya diberikan kemudahan dalam banyak hal. Saya ingin kelebihan ini tidak membuat saya lupa diri dan saya ingin kelebihan ini juga bisa memberikan saya kesempatan untuk berbuat lebih banyak untuk orang lain.

Kesehatan
Amazing! Kayaknya emang selama ini saya udah terlalu berat dan kurang olahraga. Stamina sama kekuatan saya naik drastis banget di 2012 ini, kalau biasanya dalam sehari saya cuma bisa ngelakuin satu hal aja, sekarang banyak banget hal yang bisa saya lakuin sekaligus. Ternyata punya badan bugar itu enak!
 
Pencapaian di 2012
Pencapaian terbesar pastinya adalah berhasil lulus SNMPTN 2012. Membuat orangtua menangis karena bangga atas kesuksesan yang kita raih. Kalau soal pencapaian yang lain, mungkin karena tahun ini baru dimulai jadi belum banyak lagi yang bisa saya dapat. Beberapa amanah yang saya dapat di akhir 2012 mungkin bisa diambil hikmahnya sebagai kenangan yang manis dan juga modal berharga untuk masa depan :) 

Kesan 2012
Ada satu hal yang saya rasakan di setiap pergantian tahun. Setiap tahun, saya selalu dilahirkan sebagai seseorang yang baru. Tetap Aditya Nugraha Nurtantijo, tapi yang baru. 
Di 2012 kemarin, saya mengerti arti sebenarnya dari perjuangan, juga bahwa kesuksesan itu sesungguhnya tidak datang dari diri kita. Kita bisa berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai sesuatu, tetapi sudah ada yang mengatur apa yang akan kita dapatkan. Kesuksesan juga bukan sesuatu yang mudah diraih, butuh waktu, kerja keras, dan semangat yang tak pernah lelah meniti setiap detik dari perjuangan itu. Semangat itu lah yang membangun hidup kita, membangun mimpi-mimpi kita.
Satu pelajaran kehidupan yang saya dapatkan juga, betapa pentingnya untuk percaya kepada orang lain. If you want to go fast, go alone. But if you want to go far, go with a team. Seberapa pun hebatnya kita, satu orang manusia memiliki batasan. Kepercayaan adalah sesuatu yang sangat penting untuk dimiliki. Tanggung jawab dalam menjaga kepercayaan itu juga sama pentingnya. Kita hidup tidak sendiri dan tidak mungkin kita bisa hidup sendirian.
2012 boleh dibilang sekali lagi memberikan pelajaran yang amat berharga. Bahwa terlalu banyak orang hebat di dunia ini, dan jangan sampai kita merasa kita lah yang paling hebat. Saya semakin sadar bahwa setiap detik yang kita lalui, setiap napas yang kita hirup dan hembuskan, pelajaran selalu menanti. Pelajaran datang silih berganti menjadikan kita orang yang lebih baik lagi dalam berbagai cara. Hidup memberikan kita peluang untuk memberi. Rintangan menjadikan kita lebih kuat dalam hidup. Dan mimpi, yang menjadikan hidup kita berarti.

Yang mesti diperbaiki di 2013  
Dalam diri saya pribadi, cukup banyak yang mau saya benahi di 2013 ini.
Yang pertama, cara belajar. Saya ingin jadi orang yang lebih rajin, yang tidak berhenti belajar saat tidak ada ujian. Karena saat ini, ilmu itu bukan untuk mendapatkan nilai saja, bukan untuk diri saya saja, tapi untuk kepentingan orang banyak. Mengingat kata Dekan FK Unpad, "will you keep studying if there is no exam?". Betapa pentingnya menggapai ilmu setinggi-tingginya tanpa menjadikan ujian sebagai batasan.
Kemudian, sikap. Saya ingin menjadi orang yang lebih menghargai perasaan orang lain. Terkadang karena sikap saya yang berlebihan saya sering menyinggung orang lain. Sopan santun, penyampaian yang baik sangat perlu. Saya juga ingin menjauhi segala kesombongan juga rasa bangga yang berlebihan, kenapa? Karena sesungguhnya orang hebat cenderung merasa dirinya kurang, sementara orang yang bodoh biasanya merasa dirinya tahu segalanya. Saya ingin menjadi orang yang tidak berlebihan menilai diri sendiri.
Lalu, faith. Saya bukan seseorang yang benar-benar religius selama ini. Bukan juga seseorang yang menentang. Saya menjalani nilai-nilai baik yang universal tanpa lebih memperdalam agama sendiri. Ternyata banyak hal yang selama ini dekat dengan saya yang saya lupakan. Bahkan, sebagai seorang kutu buku, belum pernah saya memahami arti dari Al-Qur'an yang ternyata saya temukan isinya jauh lebih romantis daripada surat cinta mana pun yang pernah saya temui. Penuh cinta dan kasih sayang.  
Juga yang sangat penting, kontribusi. Saya ingin mulai memberikan hal-hal yang nyata bagi orang lain. Memberikan sesuatu dengan tujuan membahagiakan sesama, bukan kebanggaan diri semata. Motivasi menjadi sesuatu yang penting agar tidak salah mengambil jalan. Kerendahan hati juga kelapangan dada merupakan modal utama dalam menjalankan ibadah yang panjang ini.
  
Hidup adalah sebuah perjuangan tiada henti. Sebuah proses pembelajaran tanpa istirahat. Satu hal yang membuat saya bahagia adalah bahwa ternyata prinsip yang saya jalani selama ini tidak pernah salah, bahwa apapun mimpi yang ingin kita raih, yang kita butuhkan sesungguhnya hanya kemauan dan semangat. Cukup 2 hal yang dapat membuat kita meraih apapun yang kita inginkan. Tetapi ternyata, apapun itu yang kita raih, sesungguhnya bukanlah kita yang meraihnya, tapi ada yang mengambilkannya di atas lalu menurukannya kepada kita. Karena itu sesungguhnya tak pantas sedikitpun kita menyombongkan diri di hadapan sesama, apalagi di hadapan Allah.
Hidup, adalah sebuah anugerah. Anugerah tanpa batas yang diberikan pada kita untuk menebarkan kebaikan pada sesama. 
Setiap orang pasti mempunyai alasan untuk terus hidup. Sebagian untuk uang. Sebagian untuk mengejar prestasi. Sebagian lagi hanya karena belum mau mati. 
Untuk saya, senyuman lah yang membuat saya tetap hidup. Senyuman orang-orang yang bahagia atas apa yang saya lakukan untuk mereka lah nafas saya, denyut jantung, yang membuat saya semangat menjalani hidup selama ini. 

Banyak kejutan di 2012 ini yang membuat saya berpikir. Banyak juga hal yang saya buruk tapi ternyata sangat berharga, dan banyak juga yang saya perjuangkan tapi ternyata membawa malapetaka. Sesungguhnya ada sebuah rahasia kehidupan yang dilingkupi keyakinan yang masih harus saya tembus. Mungkin ayat di bawah bisa jadi jawaban dari kebingungan saya.

"...Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al-Baqarah:216)
 
Sungguh, manusia adalah sebuah titik kecil di hamparan alam semesta. Setetes air di tengah lautan samudera. Sebutir pasir di padang pasir yang luas. Sungguh tidak pantas, sedikitpun, kita berbangga dan menyombongkan diri di hadapan siapapun.
 
Semoga 2013 menjadi tahun yang lebih baik.
 
Bandung, 31 Desember 2012
~Aditya Nugraha Nurtantijo~

Sunday, December 30, 2012

La Nostra Notte

Sebaris cerita. Sebuah malam milik kita.

Tutorial

Mungkin ada sebuah sistem baru di FK Unpad yang saya dapatkan sangat berbeda dengan sistem-sistem yang pernah saya jalani semua ini.

Sistem itu bernama TUTORIAL

Tutorial adalah sebuah sistem yang mengutamakan diskusi, keproaktifan, kerjasama sekaligus kemandirian, juga kevalidan.

Sistemnya begini, kami dibagi ke 24 kelompok kecil, masing-masing beranggotakan kurang lebih 12 orang. Lalu, kami diberi case-case yang nantinya akan kami bahas juga diskusikan langsung di tempat juga di luar ruangan.

Sejauh ini sudah 3 kasus yang kami dapatkan yaitu Anorexia Nervosa, Lactose Intolerance dan yang malam ini sedang saya kerjakan, Obesity. Ketiga kasus tersebut pada dasarnya sama, berlandaskan FBS (Fundamental Biomedical Science)yang sama yaitu biokimia dan nutrisi.

Hal positif yang bisa diambil dari sistem ini tentunya adalah menuntut kerjasama sekaligus kemandirian. Kita dituntut bisa bekerja sama sebagai kelompok, tapi juga memutuskan apa yang perlu kita pelajari sendiri, karena di dalam tutorial kita tidak boleh bertanya pada tutor, kita harus mencari tahu sendiri segala yang tidak kita ketahui. Sistem ini juga menuntut keaktifan dalam level yang sangat tinggi. Kemampuan untuk menilai keabsahan dari suatu informasi juga sangat dilatih di sini, yang tentunya akan sangat berguna di masa depan mengingat ganasnya media massa juga sistem informasi saat ini.

Tapi ada beberapa hal yang mungkin biarpun tidak tepat disebut kekurangan, tapi bisa dibilang cukup merepotkan. Karena tidak boleh bertanya saat tutorial, banyak tanda tanya yang muncul di kepala dan terkadang kita kesulitan mendapatkan informasi tersebut, hingga akhirnya banyak informasi yang masuk dan kita tidak tahu yang mana yang pasti benar. Akhirnya dalam belajar penuh keragu-raguan.
Tutorial ini adalah bagian yang sangat penting dari kehidupan di FK Unpad ini, dan di sinilah semuanya bermula, daya analisis juga pengetahuan, sebagai seseorang yang akan menjadi dokter di masa depan. Di sinilah kami diuji seberapa pantas kami duduk di FK Unpad ini.

Banyak sekali hal yang saya dapatkan dalam waktu yang sangat singkat ini, tapi satu hal yang pasti, pertarungan baru saja dimulai.

Dokter?

Halo! Hari ini saya mau cerita sedikit nih!

Gak kerasa setaun perjuangan di bangku kelas 3 SMA sudah terlewati, banyak banget rintangan dan tantangan selama setaun kemarin. Satu tahun di mana saya benar-benar belajar. Nerdy abis pokoknya.
Well,ada beberapa hal yang pengen saya ungkapkan. Terutama soal cita-cita saya.

Waktu kecil cita-cita pertama saya adalah menjadi astronot. Kenapa? Simpel aja, karena saya pikir astronot itu keren, bisa pergi jauh melebihi siapapun di dunia ini. Bisa menjelajahi tempat-tempat yang gak pernah dijamah oleh siapa pun. Lalu entah kenapa saya hilang interest terhadap astronot dan beralih ke bidang fisika. Mungkin kayak sebagian besar anak sd juga yang paling banter tau rumus fisika itu E=mc2. Yah, paling enggak waktu itu saya udah nyoba cari tau kalo itu artinya Energi sama dengan massa dikali kecepatan cahaya yang dikuadratkan, biarpun belum terbayang apa arti semua itu.

Ternyata seiring waktu berlalu, saya menemukan hati saya dalam bidang kimia. Ini adalah sebuah penemuan yang cukup berharga bagi diri saya sendiri. karena saya menemukan passion saya dalam bidang itu. Tabel periodik dan sifat-sifatnya bukan masalah sama sekali, karena saya sangat menikmati setiap detik dari pelajaran kimia itu. Bahkan, hal ini berlanjut sampai saya SMA. Di kelas 2, saya mengikuti Olimpiade Kimia biarpun hanya tembus tingkat wilayah dan kota, itu pengalaman yang cukup berharga.

Awalnya saya sudah memutuskan kalau kimia lah bidang yang bakal saya ambil di kuliah nanti. Entah itu Teknik Kimia, atau Farmasi, atau bahkan FMIPA Kimia. Tapi ternyata ada satu hal yang saya renungkan lagi. Biarpun saya benar-benar tertarik dalam dunia kimia, ada satu hal yang kurang, saya ingin mengabdi secara langsung kepada masyarakat.

Ya, mungkin biarpun saya tidak bisa dibilang social butterfly, tapi saya adalah orang yang cukup menikmati pekerjaan sosial yang dekat dengan masyarakat. Melayani juga menolong sesama memberikan kepuasan tersendiri dibandingkan hanya menghasilkan kesuksesan atas nama diri sendiri. Pengalaman kecil saat PROSPEK (Program Sepekan Pengabdian Masyarakat) di SMP Salman Al Farisi dulu selalu mengingatkan saya betapa berharganya sebuah senyuman juga kata terima kasih dari orang-orang yang kita tolong. Dan di momen ini lah saya memutuskan bahwa saya ingin menjadi seorang dokter.

Pada awalnya, sekali pun banyak orang yang menganggap profesi dokter adalah profesi yang sangat mulia, ternyata pilihan ini juga mengundang komentar buruk dari beberapa orang. Pilihan Fakultas Kedokteran yang selalu menjadi pilihan favorit di SNMPTN menjadikan dokter seakan puncak dari kepintaran seseorang, sehingga banyak orang yang sebenarnya tidak terlalu berminat atau memiliki kemampuan di bidang lain malah mengambil Fakultas Kedokteran.

Bukan hanya sekali saya mendengar teman saya berkata, “Kenapa sih semua pengen jadi dokter?”, dan tentunya sangat sering juga saya mendengar kata dokter di sekolah dan di tempat bimbel saya.
Tapi, untuk saya pribadi, pilihan menjadi dokter bukanlah sebuah pilihan yang didasarkan gengsi atau penilaian orang lain. Pengalaman-pengalaman di masa lalu membuat saya sangat kagum terhadap dokter. Selain jawaban klise seperti “ingin menolong sesama” atau “ingin berguna bagi orang lain”, alasan saya ingin menjadi dokter juga karena saya memiliki janji pada almarhum kakek saya, yang saat ia sakit dulu ia bertanya apakah saya ingin menjadi seorang dokter, dan saya mengiyakan. Dan saat beliau meninggal, saya berada di suatu tempat yang sangat jauh. Dan saya berjanji akan memenuhinya.

Tapi selain itu juga, satu hal yang membuat saya kagum terhadap ilmu kedokteran juga adalah karena ilmu kedokteran mempelajari kemampuan untuk mempertahankan sesuatu yang paling berharga yang paling dimiliki umat manusia. Bukan harta atau pun jabatan, melainkan nyawa. Ya, saat kita kehilangan nyawa kita, kita kehilangan segala-galanya yang kita miliki di dunia itu. Dan memiliki kemampuan itu, pastinya merupakan sesuatu yang sangat membanggakan. Dan tentu saja passion sangat penting saat kita memilih sebuah profesi, dan di sinilah saya menemukan passion saya.
Dunia kedokteran belum dimulai sama sekali untuk saya, tapi saya mempunyai visi untuk masa depan. Saya ingin menjadi dokter yang mengabdi pada masyarakat, dan bukan hanya berperan untuk membantu menyembuhkan masyarakat, tetapi saya juga ingin mendidik masyarakat agar mereka dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Saya ingin memperbaiki sistem kesehatan yang kacau balau di negeri kita ini. Karena pendidikan juga kesehatan pastinya adalah fondasi kemajuan suatu bangsa.

Terlalu muluk? Mungkin. Tapi bukan berarti tidak bisa. Ini negara kita dan ini tanggung jawab kita. Dan ini adalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Karena masa depan yang cerah membutuhkan keringat dan air mata. So ask yourself, how do you want to be remembered?

Be the change you wish to see in the world
-Mahatma Gandhi-

Thursday, April 5, 2012

Sebuah Surat dari Masa Depan

Sebuah Surat Dari Masa Depan

=====================

Kepada Yth
Manusia
Di
Tahun 2012

Aku hidup di tahun 2050. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun. Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih. Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi. Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya. Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral. Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan. Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air. Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja.

Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: “JANGAN MEMBUANG BUANG AIR” Tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas. Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik. Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya. Banyak orang menjarah air di tempat- tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis.

Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari. Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari. Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah. Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air. Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun. Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang. Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi.

Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon] Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. Udara yang tersedia di dalam “kawasan ventilasi” tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun.

Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata. Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim. Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi. Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau. Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu. Dia bertanya: – Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ? Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. .. Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !. Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah mencapai titik akhir. Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini ! Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang. Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita. Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelak”

“AIR DAN BUMI UNTUK MASA DEPAN”
Regards, “TANAMLAH SEBANYAK-BANYAKNYA POHON DAN HEMATLAH AIR”
Jerry “UNTUK ANAK DAN CUCUMU KELAK DIMASA DEPAN”

==============================

Sekarang...
Ini adalah pilihanmu...
Untuk menjaga planet kita yang indah ini
atau
menjadi egois dan tidak menghiraukan kebutuhan generasi masa depan kita.

Diolah Dari Berbagai Sumber

Mari share dan wujudkan kepedulian kita terhadap generasi mendatang!